Generated image

Sebelas Provinsi Rawan PHK Besar-besaran

JAKARTA . Lima provinsi yang menjadi titik krisis adalah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan TImur, Kalimantan Tengah, dan Maluku Utara.

Pemerintah mengklaim berhasil menurunkan jumlah pekerja yang terkena PHK. Berdasarkan data Depnakertrans, selama tiga tahun terakhir, jumlah pekerja ter-PHK turun 98,6 persen dari 109.382 orang pada 2005 menjadi 1.535 orang pada lima bulan pertama.


Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno mengatakan jumlah pekerja ter-PHK pada 2006 tercatat 37.937 orang. Setahun berikutnya menurun menjadi 27.379 orang. "Pertumbuhan ekonomi yang stabil di angka 6% tahun lalu menjadi kunci penurunan jumlah pekerja ter-PHK", ujar Erman dalam diskusi di Bogor kemarin.


Menteri asal PKB itu mengakui,
krisis keuangan global menyebabkan jumlah pekerja ter-PHK tahun ini kembali meningkat. Pada periode Mei-November tahun ini jumlah pekerja ter-PHK meningkat menjadi 16.988 orang. Berdasarkan pantauan Depnakertrans hingga 5 Desember lalu, jumlah pekerja yang telah ter-PHK menjadi 17.418 orang. Sementara, pekerja yang terkena rencana PHK tercatat 23.927 orang. Dengan demikian, pekerja yang terkena PHK dan pekerja yang segera terkena PHK mencapai 45.135 orang.

Selain pekerja ter-PHK dan rencana ter-PHK, Depnakertrans mencatat peningkatan jumlah pekerja yang akan dirumahkan dan telah dirumahkan mencapai
25.688 orang.
Menakertrans mengatakan, sebelas provinsi paling berat menghadapi dampak krisis keuangan global, karena memiliki industri padat karya yang rentan krisis.

Berita Terkait

Bisnis Rumahan Hasilkan $2000/bulan Seumur Hidup!
Bisnis-bisnis Online Paling Direkomendasikan Oleh Jutaan Website
Smart Machine System | Bisnis Sampingan Bagi Yang Tidak Punya Banyak Waktu!
Stop Dreaming Start Action
Rahasia Alirkan Uang Ke ATM Anda 24jam
Rahasia-rahasia Sukses Berbisnis Online
Panduan-panduan Sukses Promosikan Bisnis Anda


Maukerja sampingan di rumah? Gaji Pokok 2juta / bln, ada BONUS!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini