Generated image

JK Tidak Mau Teken Hasil Pilpres


Wakil Presiden yang juga calon presiden Muhammad Jusuf Kalla mengakui, secara hukum tidak ada masalah apabila ia bersama pasangannya calon Wapres Wiranto tidak menandatangani berita acara penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu presiden dan wapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun, diakui legitimasi terhadap pilpres yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Juli lalu oleh KPU berkurang mengingat banyaknya masalah pilpres.

"Tidak apa-apa (tidak diteken), itu (penetapan rekapitulasi pilpres) tetap berjalan. Akan tetapi, ini soal demokrasi. Tentu, secara moral. Dan ini bukan soal setuju atau tidak setuju hasilnya," tandas Kalla, saat ditanya pers, seusai pengarahan pada Konferensi Kewirausahaan, Inovasi serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia atau yang disebut The First Indonesian Conference on Innovation, Entrepreneurship and Small Business (ICIES) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/7) sore.

Menurut Kalla, apabila pasangan JK-Win tidak mau menandatangani berita acara penetapan rekapitulasi suara supaya pemilu dan pilpres mendatang tidak terjadi kekisruhan, terutama masalah daftar pemilih tetap (DPT) dan lainnya.

"Kalau DPT seenaknya, nanti pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) dan pilpres berikutnya terjadi masalah-masalah lagi. Oleh karena itu, jangan sampai dibiarkan lagi," lanjutnya.

Oleh karena itu, Kalla menegaskan, pasangan JK-Win bertekad membawa masalah DPT ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sumber: Kompas.com

Maukerja sampingan di rumah? Gaji Pokok 2juta / bln, ada BONUS!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini