Generated image

Fenomena Ramalan Kartu Tarot

Share

Kartu Tarot tersusun oleh 78 kartu yang terbagi dalam dua kelompok yaitu Major Arcana dan Minor Arcana. Tarot yang paling populer saat ini adalah Tarot versi Rider-Waite-Smith. 22 kartu yang tergolong dalam Arcana Mayor sering disebut sebagai kartu trump, yang berarti mereka memiliki keunggulan dibandingkan dengan kartu-kartu Arcana Minor.

Arcana Mayor Berikut susunan kartu-kartu Arcana Mayor:
0 - The Fool
I - The Magician
II - The High Priestess (or The Popess)
III - The Empress
IV - The Emperor
V - The Hierophant (or The Pope)
VI - The Lovers
VII - The Chariot
VIII - Strength
IX - The Hermit
X - Wheel of Fortune
XI - Justice
XII - The Hanged Man
XIII - Death
XIV - Temperance
XV - The Devil
XVI - The Tower
XVII - The Star
XVIII - The Moon
XIX - The Sun
XX - Judgment
XXI - The World

Kartu Tarot berasal dari Italia. Pada awalnya, permainan kartu tersebut bernama Carde da Trionfi, atau Kartu Kejayaan (Trionfi: berjaya atau menang, triumph). Sebanyak 28 dokumen tertanggal 1442-1463 mencantumkan permainan kartu bernama Trionfi. Kartu-kartu Trionfi tersebut pun masih dapat dijumpai saat ini. Setelah mendapat pengaruh dari Prancis, nama Trionfi berubah menjadi Tarocchi.

Kepopuleran kartu Tarot diperkirakan bermula sejak Antoine Court de Gebelin menerbitkan sebuah buku pada tahun 1781. Buku tersebut menyatakan bahwa pendeta-pendeta Mesir kuno telah melukis kartu Tarot berdasarkan Buku Thoth. Mereka kemudian membawa gambar-gambar tersebut ke Roma untuk dipersembahkan kepada Paus. Paus kemudian memperkenalkan Tarot ke Avignon, Prancis pada abad ke-14. Penjelasan Court de Gebelin dianggap tidak akurat karena tidak didukung oleh bukti-bukti sejarah dan ditulis sebelum Champollion menerjemahkan bahasa Mesir kuno, Hieroglif (Hieroglyph)

Ramalan kartu tarot saat ini menjadi Fenomena tersendiri bagi banyak kalangan masyarakat diindonesia. Para peramal kartu Menyatakan bahwa fenomena ini mungkin terjadi dikarenakan dampak psikologi yang sedang melanda masyarakat kita dewasa ini. Ramalan kartu tarot bukanlah hal yang bersifat mistik. Justru lebih dekat dengan ilmu psikologi. Ramalan itu sendiri pun bersifat relatif. Seperti halnya Horoskop dan zodiak, maka tarot pun dapat dipelajari oleh semua orang. Ada banyak metode yang dapat kita pakai sebagai sarana pembelajaran tersebut yang tentunya dengan sering berlatih kata kunci dari kartu tarot. Dengan sering menghafal kata kunci tarot dan mempraktekkan itu sesering mungkin, maka intuisi kita terhadap ramalan tarot otomatis akan berkembang dengan sendirinya. Hal ini akan membuat kita bisa memodifikasi dengan versi kita sendiri yang bersifat unik.

Ya begitulah kira2 hasil diskusi saya dengan ahli peramal kartu tarot di Surabaya. Ya mungkin kayaknya belajar Tarot sama seperti Belajar SEO. Dengan semakin banyak kita mempraktekkan semua teknik SEO, maka intuisi kita akan SEO juga meningkat. Mungkin ada usul kalo master SEO bisa buka praktek bersama dengan Peramal kartu tarot biar bisa sama2 belajar kata kunci bareng dan saling mendapatkan Backlink hehehe...Silahkan mencoba deh karena kepuasan itu sebenarnya terletak pada proses pembelajarannya.

:naikkuda: Asal Jangan Seperti Gayus (???)



-Artikel Menarik Lainnya Yang Perlu Anda Baca--Silakan scroll link-nya dari atas ke bawah-

Maukerja sampingan di rumah? Gaji Pokok 2juta / bln, ada BONUS!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini