Generated image

Berbekal Jimat, Mencuri Nasi dan Magic Jar

Fajar Anggita tengah disidik tim penyidik tipiter Polrestabes Semarang, Minggu (20/3/2011), ia pernah mencuri nasi beserta magic jar, parfum, dan pakaian dalam.
Share
SEMARANG, KOMPAS.com - Fajar Anggita (30), harus berurusan dengan petugas Polrestabes Semarang. Ia ditangkap di rumah kos di kawasan Sampangan Semarang karena mencuri helm di sekitar Pasar Sampangan, awal Maret lalu.

Tak disangka dalam pemeriksaan, Fajar mengaku telah mencuri puluhan kali. Mulai dari dompet, jemuran, kasur, hingga minyak wangi. "Saya pernah mencuri sebuah magic jar yang masih ada nasinya separo. Magic jar saya jual Rp 20 ribu buat beli lauk, trus nasinya saya makan," kata Fajar saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Minggu (20/3/2011).

Saat beraksi, Fajar selalu mengenakan berbagai jimat di lehernya. Pengakuannya, jimat itu digunakan untuk kepentingan berbeda. Ia mengaku mendapatkan jimat-jimat itu dari berbagai guru yang berbeda pula.

"Di Gunung Pati saya pernah keliru memakai jimat. Harusnya saya pakai yang ini, tapi keliru yang lain, jadi saya cuma dapat parfum yang isinya tinggal dikit," kata Fajar sambil menunjukkan jimat kecil yang dibungkus kain putih.

Penyidik Tipiter Polrestabes Semarang menduga, Fajar memiliki kelainan terkait kegemarannya. "Ini aneh. Masak maling kok yang diambil seadanya. Termasuk pakaian dalam bekas. Mungkin ia punya kelainan. Nanti akan dikonsultasikan ke pimpinan agar bisa diperiksa psikiater," kata salah satu penyidik.

Meski demikian, penyidik meragukan dugaannya sendiri bahwa Fajar seorang pengidap kleptomania. Pasalnya, saat ditangkap tidak ditemukan koleksi barang curian. Fajar sendiri juga mengaku bahwa mencuri sekadar untuk memenuhi kebutuhan. "Semua hasilnya untuk makan kok," katanya.

-Artikel Menarik Lainnya Yang Perlu Anda Baca--Silakan scroll link-nya dari atas ke bawah-

Maukerja sampingan di rumah? Gaji Pokok 2juta / bln, ada BONUS!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini