Generated image

Seram, Google Ciptakan Kebiasaan Buruk Manusia



Berbicara soal hasil pencarian, direktur mesin pencari Bing, Stefan Weitz mengklaim pengguna bisa menjadi musuh terburuk diri mereka sendiri. Tambahan, Google berperan pula.

Weitz menyalahkan Google, berdasarkan keterangan Huffington Post, karena mengajarkan kebiasaan buruk kepada manusia dengan cara menunjukkan hasil pencarian yang gagal setidaknya 75%.

Alih-alih memasukkan kata yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Google menciptakan kondisi di mana pengguna bisa memasukkan kata apapun. Akibatnya, hasil yang didapat juga belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

“Banyak dari kita telah tumbuh bersama Google, selama dekade terakhir. Masalahnya terjadi saat Anda ingin mendapatkan sesuatu yang bercampur dengan unsur seni. Contohnya, masyarakat saat ini sering sekali berbicara dalam bahasa tidak baku dan menerapkannya di mesin pencari. Akibatnya, mesin pencari tidak memberikan hasil maksimal,” ujar Weitz.

Bing kini bersaing secara langsung dengan Google, yang 65,6% pangsa pasar milik Google dan 13% milik Bing. Memang, melihat kata yang diluncurkan bibir Weitz, persaingan kedua perusahaan raksasa itu tidak selalu berjalan mulus. Awal tahun lalu, Google menuduh Bing menyalin hasil mesin pencari Google.

Bahkan, di blog resmi Google, perusahaan itu mengklaim Bing, "mendaur ulang hasil pencarian Google." Di sisi lain, Bing tentu membantah keras. Bahkan, balik menuduh Google memata-matai kinerja perusahaan mereka. [mor]

-Artikel Menarik Lainnya Yang Perlu Anda Baca--Silakan scroll link-nya dari atas ke bawah-

Maukerja sampingan di rumah? Gaji Pokok 2juta / bln, ada BONUS!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini